Menjadi seorang konsultan manajemen merupakan kebanggaan tersendiri terutama bagi generasi milenial. Mengapa? karena kamu dapat belajar dengan baik dari ahlinya real time, bisa memperoleh penghasilan yang besar, melebarkan link dan lain sebagainya. Namun, menggeluti profesi ini tidaklah mudah karena dibutuhkan skill, kompetensi dan kualifikasi tertentu untuk melakukan pekerjaan ini.

Walaupun demikian, menjadi bagian tim dari jasa konsultan manajemen merupakan kebanggaan tersendiri. Jadi, Anda jangan heran jika penyedia jasa ini akan semakin banyak dari tahun ke tahun. Dari segudang benefit yang bisa diperoleh ternyata tidak semua pihak dapat melakukan pekerjaan ini. Karena banyak ditemukan seorang konsultan beralih profesi karena satu dan lain hal. Namun, hal ini terjadi karena terdapat beberapa tantangan di dalam profesi ini.

Beberapa Tantangan Seorang Konsultan Manajemen

Sebelum Anda terjun langsung ke dunia jasa konsultan manajemen. Ada baiknya Anda mengetahui tantangan yang ada agar tidak kaget dan siap mengatasi semua hambatan dan tantangan tersebut.

1. Jam Kerja Tidak Menentu

Sebenarnya jam kerja konsultan sama dengan pegawai lainnya yaitu kurang lebih 8 jam sehari dari hari senin-jumat. Namun, jika Anda memiliki klien dan deadline yang mepet. Maka, mau tidak mau Anda harus lembur untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada.

Hal ini akan semakin sering dilakukan jika Anda memiliki klien dengan kasus khusus. Jadi, rapat yang berlarut-larut dan lembur merupakan makanan sehari-hari. Oleh karena itu, untuk menjadi konsultan yang baik Anda harus menjaga kesehatan tubuh dan pikiran setiap saat. Karena lembur merupakan hal yang biasa bagi seorag konsultan.

2. Konsultan Manejemen Sering Bepergian

Hal ini berlakua bagi para lembaga konsultan terkenal dan sudah memiliki pengalaman yang panjang. Karena, setiap usaha ataupun perusahaan ingin memakai jasa dari para ahli yang terbaik dibidangnya. Jadi, jangan heran jika konsultan tersebut memiliki klien dari berbagai penjuru Indonesia.

Namun, untuk mengatasi masalah dan permintaan klien Anda harus melakukan perjalanan jauh tersebut. Intensitas perjalanan akan semakin tinggi jika kliennya semakin banyak. Jadi, Anda harus siap terus-menerus bepergian dan meninggalkan rumah untuk waktu yang lama.

3. Menjadi Pusat Perhatian di Kantor Klien

Hal ini bukanlah masalah bagi sebagian konsultan manajemen. Namun, lain halnya jika konsultan tersebut adalah seorang pragmatis yang kurang suka tampil di depan umum. Karena ketika berada di kantor klien Anda harus mampu berbicara dengan baik. Baik itu ketika presentasi, berbicara dengan klien, rapat dan lain sebagainya.

Selain itu, Anda harus selalu tampil rapi, elegan dan profesional. Karena membangun image seorang konsultan yang profesional merupakan sebuah keharusan agar klien semakin percaya dengan Anda. Jadi, apapun karakter Anda harus bisa menjadi pusat perhatian dari klien. Namun, tetap tenang, santai dan profesional dalam melakukan kegiatan konsultasi manajemen dengan baik.

4. Kemampuan Berbahasa Asing

Saat ini hampir semua lulusan D3 atau S1 harus menguasai setidaknya satu bahasa asing (Bahasa Inggris). Mengapa? agar Anda bisa bersaing secara global. Karena percuma jika Anda memiliki ilmu dan kompetensi yang mentereng tapi tidak bisa menyampaikannya dengan baik kepada klien dari luar negeri.

Hal ini juga berlaku bagi penyedia jasa konsultan manajemen. Karena dengan penguasaan bahasa asing yang baik ini akan menunjukkan profesionalitas. Selain itu, Anda bisa memperoleh klien asing yang tentunya akan memberikan fee yang relatif lebih besar bagi lembaga atau badan konsultan manajemen tersebut.

 

Brankas Bro Live Chat
Send via WhatsApp