sumber : pexels.com/ pixabay

Dalam mengelola sebuah bisnis, seringkali ditemukan berbagai macam masalah atau kendala yang dapat menghambat perkembangan bisnis yang Anda jalankan. Andaikan Anda tidak mempersiapkan segala kemungkinan yang ada,sudah dapat dipastikan kalau bisnis Anda tidak akan survive dalam mengatasi permasalahan yang ada. Ada dua jenis kendala atau hambatan bisnis yang kemungkinan bisa melanda bisnis yang Anda jalankan. Faktor eksternal, seperti kendisi sosial yang berubah ekstrim, perubahan politik maupun perubahan ekonomi yang dapat menjadikan krisis perekonomian di negara Anda. Sedangkan berikutnya adalah faktor internal seperti krisis modal, kualitas SDM yang tidak bisa diharapkan, serta strategi pemasaran yang tidak efektif.

sumber : pexels.com/ Craig Adderley

Dalam keadaan dan kondisi ekonomi apa pun, perusahaan harus terus beroperasi sehingga roda kehidupan perusahaan terus berputar dan mendapatkan keuntungan yang meningkat. Mungkin dalam kondisi normal atau stabil, menjalankan perusahaan tidaklah sulit. Namun, pernahkah Anda menjalankan bisnis dalam kondisi sulit atau sedang mengalami krisis. Dalam masa krisis atau kesulitan, perusahaan biasanya akan mengalami kesulitan seperti penurunan penjualan, penurunan produktivitas, dan masalah lainnya hingga terkadang ada juga yang mengalami kebangkrutan.

Pemasaran adalah salah satu kunci keberhasilan operasi bisnis yang berkelanjutan. Sekalipun kondisinya sulit, pendapatan mulai menurun, penjualan menurun, dan daya beli menurun, Anda harus terus melakukan pemasaran. Ketika bisnis Anda berada dalam masa krisis, strategi pemasaran tidak boleh dihilangkan, bahkan strategi pemasaran yang sulit harus lebih baik dari sebelumnya. Apa strategi pemasaran di masa-masa sulit atau krisis. Berikut ini strategi yang bisa Anda terapkan.

Riset Pelanggan

sumber : pexels.com/ Photomix Ltd

Banyak perusahaan telah memotong anggaran Jasa riset pasar selama masa krisis. Bahkan, perusahaan harus memahami kebutuhan pelanggan mereka lebih baik daripada sebelumnya, dan melihat bagaimana konsumen merespons resesi untuk mendefinisikan kembali kebutuhan mereka. Kurva elastisitas telah berubah, konsumen menghabiskan lebih banyak waktu mencari barang tahan lama dan mencapai negosiasi yang lebih sulit pada harga. Pelanggan juga lebih bersedia untuk menunda pembelian, menemukan barang-barang tingkat rendah atau mengurangi pembelian.Perusahaan harus melihat tren ini, terutama jika produk mereka dipercaya oleh publik. Merek yang dapat dipercaya sangat dihargai, dan selama mereka dapat memenuhi kecemasan dan kebutuhan konsumen dalam krisis ini, mereka masih dapat meluncurkan produk baru. Layanan pra-penjualan dan purna jual juga harus ditangani. Pra-penjualan penting untuk memberikan wawasan ketika pelanggan mencari barang, setelah-penjualan penting, karena konsumsi berlebihan menjadi kurang umum dan pelanggan memilih pengembangan yang memaksimalkan nilai produk mereka.

Pemasaran dengan Biaya Rendah

sumber : pexels.com/ Jopwell

Dalam masa kiris seperti ini, biaya harus dikurangi. Jadi, bahkan jika itu mungkin, Anda dapat menerapkan strategi pemasaran dengan biaya rendah. Di era digital seperti sekarang ini, metode pemasaran berbiaya rendah atau gratis akan mudah diterapkan. Karena itu, Anda harus memanfaatkan semua media sosial. Selain itu, ada strategi pemasaran murah lainnya, seperti memaksimalkan pemasaran melalui media sosial.

Fokus pada Pelayanan

Bahkan jika Anda merasa pusing dengan bisnis Anda, Anda tetap memberikan layanan terbaik kepada pelanggan atau konsumen Anda. Sangat cocok untuk pelanggan yang sering menggunakan produk Anda. Memberikan layanan terbaik memungkinkan pelanggan untuk terus membeli produk. Anda juga dapat menawarkan produk lain sambil mengantre, seperti minuman, permen, kue, atau produk lainnya. Ketika respon konsumen atau pelanggan bagus pada bisnis Anda, kemungkinan bisnis Anda dipromosikan oleh konsumen tersebut akan semakin besar.

Mencari Dukungan Distributor

sumber : pexels.com/ Andrea Piacquadio

Dalam waktu yang tidak pasti, perusahaan harus menghasilkan barang secara efisien. Penjualan yang tersisa akan sia-sia dan sulit untuk menggantikan nilai ekonomisnya. Karena itu, sejak awal, Anda harus membuat saluran distribusi yang andal. Saluran distribusi tidak hanya terkait dengan penjualan produk, tetapi juga untuk pengumpulan informasi pelanggan. Informasi pelanggan ini akan membantu menentukan berapa banyak barang yang akan diproduksi. Juga, pertahankan distributor Anda di saat krisis, mereka akan mencoba menjual lebih banyak produk untuk berterima kasih kepada mereka karena tidak memutuskan hubungan kerja.

Dengan menerapkan strategi pemasaran yang efektif pada masa-masa krisis seperi saat ini akibat pandemi virus Corona ini. Walaupun penjualan lebih rendah dari hari biasanya. Namun pengeluaran juga harus dikurangi dengan menerapkan metode-metode pemasaran diatas. Jangan lupa untuk melakukat riset pasar jika tidak bisa offline gunakan jasa riset pasar online saja

loading...
Brankas Bro Live Chat
Send via WhatsApp