sumber : pexels.com/ Bongkarn thanyakij

Brand development merupakan salah satu ujung tombak dari kemajuan sebuah usaha atau bisnis. Pada detik ini sangat tidak mungkin sebuah produk barang atau jasa bisa tetap bertahan di pasaran tanpa adanya branding yang sehat dan marketing yang kuat. Branding sendiri merupakan sebuah sebuah simbol unik yang ditanamkan dalam sebuah produk baik itu barang atau jasa sehingga pada saat konsumen mencari barang tertentu maka alam bawah sadar mereka secara otomatis merefleksikan brand yang dibangun tersebut. Salah satu contoh branding yang kuat pada produk air mineral kemasan adalah aqua, dimana pada setiap kali seorang konsumen hendak mencari air minum kemasan di etalase sebuah toko pasti yang terlintas di benaknya adalah air minum kemasan merk aqua.

Branding Yang Sehat Adalah Branding Yang Mampu Membawa Produk Anda

sumber : pexels.com/ Fauxels

Metode branding yang bersifat personal akan sangat mudah diterima oleh para konsumen. Akan ada banyak konsumen yang merasa cocok dengan produk barang atau jasa anda sehingga akan muncul istilah “barang ini gue banget” saat konsumen tersebut membeli produk anda. Yang sulit adalah menentukan bagaimana strategi branding yang anda gunakan untuk menuntun produk anda di pasaran. Gimmick adalah salah satu contoh strategi branding yang tidak bisa anda gunakan terus menerus dalam jangka waktu yang lama dan mudah tergerus oleh tren, namun sisi positif dari menggunakan strategi branding yang gimmick adalah kecepatan membawa konsumen yang luar biasa jika anda mampu memilih gimmick yang tepat untuk produk anda.

sumber : pexels.com/ The coach space

Sebagai contoh strategi branding dengan gimmick adalah, ayam geprek pedas atau mercon atau dower atau istilah pedas lainnya. Makanan pedas bukanlah sebuah kuliner asli melainkan sebuah gimmick yang berasal dari tren yang kebetulan sedang banyak yang menggemari, maka tak heran tidak ada warung ayam geprek pedas yang tidak ramai pengunjungnya meskipun pengunjung tersebut tidak kembali lagi ke warung tersebut.

Salah satu contoh strategi branding yang paling sehat adalah strategi branding dari rokok. Rokok menggunakan branding produk dengan sangat rapi dan dengan pembawaan yang sangat personal seakan-akan produk tersebut mencerminkan kehidupan konsumennya. Salah satu iklan rokok yang paling terkenal adalah mister marlboro dimana ia menggambarkan sosok pria yang sangat ideal sekali, sehingga branding ini dapat menggiring para konsumen untuk memiliki pola pikir bahwa jika ia mengkonsumsi rokok marlboro maka ia akan terlihat sebagai sosok pria yang ideal. Meskipun pada kenyataannya rokok tidak bisa memberikan manfaat seperti itu.

Branding Yang Unik Belum Tentu Berhasil, Namun Branding Yang Rasional Bisa Memberikan Anda Kesempatan

sumber : pexels.com/ Pixabay

Meskipun penggunaan strategi branding yang unik saat ini sedang tren namun anda jangan terburu-buru mengaplikasikan branding yang unik untuk produk anda. Sebagai contoh branding yang unik terdapat banyak pada industri jajanan seperti sate pisang. Nama produk terdengar unik dan tak lazim mengundang rasa penasaran konsumen, namun apakah produk ini rasional dan bisa berhasil. Kombinasi unik dan nyeleneh memang terbukti dapat meningkatkan penjualan sebuah produk namun tidak mampu membuat produk bertahan lama.

sumber : pexels.com/ The coach space

Contoh strategi branding yang rasional ada pada salah satu industri elektronik yang memiliki jargon, terus terang, terang terus. Pasti anda sudah tau kan produk apa yang dimaksudkan. Ya jargon atau tagline ini sangat masuk akal sekali, dimana bola lampu yang ditawarkan memberikan keunggulan yakni bisa bertahan dalam waktu yang lama. Tidak perlu unik atau menggunakan gimmick, strategi branding bisa berhasil dengan menanamkan ide yang simpel, karena sesuatu yang simpel bisa lebih mudah membekas dalam otak manusia dan membawa produk anda bertahan di pasaran.

loading...
Brankas Bro Live Chat
Send via WhatsApp