sumber : pexels.com/ Andrea Piacquadio

Marketing dan branding adalah dua buah kata yang sangat erat kaitannya dalam dunia usaha. Kerap kali orang salah menafsirkan dan menggunakan pilihan istilah yang kurang tepat tatkala menggunakan dua istilah ini. Marketing dan branding sendiri merupakan istilah yang memiliki makna sangat berbeda sekali dan pengaplikasian dari branding dan marketing memiliki perbedaan yang mencolok meskipun seringkali keduanya digunakan untuk tujuan yang sama yakni meraih keuntungan.

Pengertian Marketing

sumber : pexels.com/ Kaboompics

Marketing merupakan sebuah kegiatan sosial, dimana satu individu berinteraksi dengan individu lain maupun interaksi antara satu individu dengan kelompok. Dimana individu tersebut memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari apa yang ia tawarkan kepada individu lain maupun kelompok lain. Secara mudahnya marketing adalah aktivitas seorang individu menawarkan produk, kegiatan ini sudah masuk dalam aktivitas marketing.

Secara garis besar marketing memiliki tujuan untuk membuat orang lain terpikat dengan barang atau jasa yang akan anda tawarkan kepada mereka. Setelah individu maupun kelompok tersebut terpikat maka tujuan akhir dari marketing akan semakin dekat yakni untuk meraih keuntungan dari terpikatnya individu maupun kelompok tersebut.

Dalam dunia perdagangan, kegiatan marketing merupakan ujung tombak sebuah perusahaan dimana dengan kegiatan marketing ini perusahaan berusaha untuk menarik keuntungan semaksimal mungkin dari para konsumen dari berbagai kalangan dan juga golongan. Seringkali dalam dunia bisnis kegiatan marketing ini dikaitkan dengan transaksi jual beli dan juga penawaran barang atau jasa dari sebuah perusahaan tertentu kepada para konsumen.

Pengertian Branding

sumber : pexels.com/ kaboompics

Branding merupakan sebuah simbol yang memberi ciri tertentu pada suatu produk baik itu barang atau jasa yang bisa memikat konsumen secara emosional. Kegiatan branding sebuah produk merupakan sebuah strategi jangka panjang yang dilakukan oleh perusahaan penyedia barang atau jasa guna memberikan ciri khusus yang unik dari barang atau jasa yang mereka tawarkan sehingga ketika para konsumen mendengar kata sebuah produk misalkan sabun, maka secara reflek otak mereka akan mengingat nama produk a (produk yang di branding).

sumber : pexels.com/ Caio Resende

Kegiatan branding sendiri jika dibandingkan dengan kegiatan marketing memakan waktu yang lebih lama, karena secara psikologis memang tidak mudah untuk meninggalkan kesan khusus yang bisa memberikan efek bawah sadar yang kuat kepada individu. Dapat diambil sebuah contoh salah satu produk air mineral kemasan yang sering kali anda minum, ketika anda memikirkan air kemasan pasti pikiran anda akan tertuju pada sebuah produk tertentu katakanlah aqua. Aqua sendiri membranding barang yang dipasarkan sejak puluhan tahun silam dan sangat jelas meninggalkan kesan yang mendalam kepada para konsumennya.

Perbedaan dari branding dan marketing yang paling mendasar adalah sifat dari istilah tersebut. Branding merujuk kepada sebuah simbol sedangkan marketing merujuk kepada kegiatan. Dari sisi investasi waktu yang digunakan untuk branding dan marketing terdapat perbedaan yang sangat tajam, branding merupakan sebuah investasi jangka panjang sedangkan marketing merupakan usaha jangka pendek dengan tujuan meraih kemungkinan semaksimal mungkin dalam waktu sesingkat mungkin.

sumber : pexels.com/ Elemen5 Digital

Dalam dunia bisnis kegiatan marketing tidak membutuhkan kesetiaan pelanggan ataupun kesan unik dari konsumen, yang dicari dari kegiatan marketing adalah respon dari konsumen apakah konsumen tersebut bersedia menggunakan barang yang ditawarkan atau tidak. Bertolak belakang dengan kegiatan marketing, kegiatan branding lebih mengedepankan kesan unik dan khas yang membekas di hati konsumen sehingga pada saat konsumen mencari barang tertentu misalkan air mineral kemasan, maka konsumen tersebut langsung tertuju pada brand tertentu.

Marketing dan branding meskipun bertolak belakang namun memiliki tujuan utama yang sama yakni menggaet konsumen sebanyak mungkin. Tidak dilakukannya kegiatan marketing dan branding secara koheren dapat berdampak signifikan terhadap jumlah penjualan barang atau jasa yang ditawarkan oleh suatu perusahaan. Oleh karena itu branding yang baik ditambah dengan strategi marketing yang taktis akan membawa sebuah perusahaan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

loading...
Brankas Bro Live Chat
Send via WhatsApp