Apakah konsultan politik masih terdengar asing bagi Anda ? Jika iya, mungkin selama ini pengetahuan Anda mengenai jasa konsultan hanyalah sebatas dunia bisnis saja. Namun, akhir-akhir ini pun jasa konsultan politik juga sangat berperan penting loh!

Bisnis dan politik adalah dua hal yang berbeda, akan tetapi keduanya memiliki ikatan yang cukup erat dimana regulasi bisnis berasal dari ranah politik di pemerintahan. Selain hal tersebut, fakta lainnya yang cukup menarik ialah mulai benyaknya jasa konsultan yang tumbuh di Indonesia khususnya untuk jasa konsultan politik. Hal ini disebabkan oleh meriahnya pesta demokrasi di Indonesia dalam empat tahun terakhir, sehingga mau tidak mau membuat persaingan politik sangat terasa besar sekali auranya.

Berangkat dari uraian di atas, artikel kali ini akan membahas sedikit mengenai pentingnya konsultan politik. Sebelum melangkah lebih jauh, maka sebaiknya Anda mengenal terlebih dahulu pengertian dari konsultan politik itu sendiri.

Konsultan politik berasal dari dua kata yakni konsultan dan politik; dimana Anda sudah paham betul jika kata konsultan memiliki arti penasihat, seperti kata asalnya dalam bahasa inggris yakni consultan. Sedangkan kata  politik menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) memiliki arti sebagai segala urusan dan tindakan; meliputi kebijakan, siasat, dll – mengenai pemerintahan negara ataupun negara lain.

Jadi, dapat disimpulkan bahwasannya konsultan politik berarti perusahaan atau orang yang manawarkan jasa berupa nasihat atau mengarahkan seseorang atau lembaga dalam dunia politik atau segala sesuatu hal yang mengarah pada pemerintahan.

Pada awalnya, ranah konsultan politik hanyalah sebatas memberikan jasa survei dan kebutuhan akan data kuantitatif semata. Namun, beberapa tahun terakhir jasa yang ditawarkan lebih berkembang lagi. Misalnya strategi jitu pemenangan pemilu, penyusunan branding, mengulas sentimen publik, hingga penyusunan program apa yang paling diminati oleh masyarakat.

Jika Anda merupakan salah satu bagian dari elite politik atau bagian dari pemerintahan yang ingin mencoba menggunakan jasa konsultan tersebut, sebaiknya pelajari lebih lanjut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa tersebut. Pun jika Anda hanya masyarakat biasa, namun ingin mencoba untuk menggunakan jasa konsultan politik juga tak mengapa.

Ada 3 (tiga) jenis layanan yang acapkali ditawarkan oleh perusahaan konsultan politik pada saat masa kampanye dan pemilu, yakni :

  1. Mapping : Perusahaan melakukan riset atau penelitian mengenai perilaku masyarakat sebagai pemilih dan bagaimana pemetaan sang client dengan sang competitor. Riset biasanya dilakukan pra pemilu untuk mengetahui jumlah suara dari masyarakat.
  2. Monitoring : Mengacu pada bentuk pengawasan setelah dilakukan proses mapping yang dilakukan dalam bentuk pendampingan terhadap client.
  3. Mobilizing : Mengarah pada action atau eksekusi untuk memenangkan calon terkait dari pihak client yang biasanya dilakukan secara mobile atau bersifat berpindah-pindah tempat saat melakukan kampanye. Selain itu, pada tahap ini juga akan dilakukan pelatihan kepada para saksi yang telah terdaftar pada TPS (Tempat Pemungutan Suara) nantinya.

Anda sebagai client bisa menilai jenis layanan yang mana yang akan ditawarkan. Jangan lupa sesuaikan dengan budget yang ada, sebab biaya yang dikenakan akan berbeda pada masing-masing jenis layanan. Semakin banyak orang yang terlibat, maka akan semakin tinggi pula biaya yang dikenakan.

Para konsultan di Indonesia saling bersaing dalam menawarkan keakuratan jasanya kepada para client, khususnya dalam proses kampanya para konsultan akan memberikan pengaruh yang cukup besar pada perubahan pandangan masyarakat terhadap kepercayaan masyarakat.

Berikut adalah beberapa bentuk cara yang akan dilakukan perusahaan untuk mempengaruhi mindset masyarakat tersebut.

  1. Persuading voters : memberikan keyakinan atau mendorong masyarakat yang independent (belum bisa menentukan pilihan) untuk lebih yakin terhadap sang calon di masa pemilu, baik dari segi elite partai maupun personal.
  2. The education of voters : Masyarakat akan diberikan pendidikan mengenai politik yang meliputi informasi kondisi ekonomi secaraa umum hingga issu yang dibangun untuk menggambarkan karakter sang kandidat yang akan dipilih nantinya.
  3. Voter turnout and Mobilization : Jika memungkinkan, para konsultan akan memberikan saran untuk memobilisasi para pemilih yang memiliki potensi cukup besar untuk pemenangan suara sang kandidat. Dan memisahkan mereka dari kandidat yang telah terlihat akan melakukan abstain pada saat pemilu akan dilakukan.

Dari semua penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwasannya keberadaan konsultan politik amatlah penting bagi para calon kandidat yang akan turut terjun bertarung pada ranah politik. Pentingnya konsultan politik tersebut antara lain seperti  point di bawah ini.

  • Menciptakan pengemasan citra partai dan citra kandidat yang cukup apik
  • Membangun issu untuk menggambarkan karakter sang kandidat
  • Mengembangkan dan memperkuat pengaruh partai dalam masyarakat
  • Memiliki cara yang lebih inovatif dalam merumuskan strategi untuk melakukan proses kampanye
  • Mampu merangkum kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman yang dihadapi oleh sang client
  • Memiliki kemampuan untuk mempelajari para calon kandidat

 

Bagaimana, tertarik untuk menggunakan jasa konsultan politik?

 

loading...
Brankas Bro Live Chat
Send via WhatsApp