Branding merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok untuk mengenalkan produk kepada masyarakat. Istilah ini tidak hanya diterapkan pada proses bisnis. Namun, digunakan pula dalam tahapan politik. Dimana brand lebih menitik beratkan pada penyebaran progam-progam yang dirancang dalam forum partai. Seperti halnya ilmu ekonomi yang membutuhkan banyak penelitian dalam hal ini pula memperlukan riset mendalam untuk menunjang kesuksesannya.

Branding usaha yang ditawarkan lebih pada service of governing. Meliputi, visi-misi politik, reputasi baik, kebijakan untuk kemajuan masyarakat, dan ideologi. Hasil ciptaan parpol berisi faktor yang berbeda, antara lain: kebijakan, organisasi, simbol, konstitusi, tradisi, ideologi, kegiatan seperti konferensi partai, keanggotaan, staf komunikasi dan pemimpin.

Lorann Downer mendefinisikan political branding digunakan sebagai strategi yang dipilih secara sadar. Tujuannya untuk mengidentifikasi dan membedakan serta mempengaruhi penawaran-penawaran politik dengan nilai emosional maupun fungsional. Pendapat tersebut membuat para elit berbondong-bondong menciptakan image baik dalam rangka meraih suara publik.

Jasa konsultan branding kini menjadi bagian dari kegiatan politik. Berikur beberapa tugas dari para profesional yang menangani bidang tersebut.

Melalukan Survei

Penelitian awal ini digunakan oleh konsultan dalam rangka memilih kandidat yang punya elektabilitas tinggi. Proses akan berlanjut pada mobilitas beberapa orang untuk melacak kondisi target pemilih yang sudah ditetapkan. Tahapan tersebut akan memperlukan banyak waktu dan biaya, dikarenakan demografi yang bervariatif dan luas. Bisnis konsultan ialah reputasi atas kepercayaan. Penting bagi lembaga jasa politik terlibat dalam tim pemenangan sebagai mesin politik profesional.

Membangun Citra

Tugas berikutnya ialah mengemas dan memasarkan image baik kandidat. Sebenarnya membangun persepsi agar publik percaya tidak harus dibuat-buat. Namun, cukup tunjukan rutinitasnya selama memimpin atau bahkan sebelumnya. Semua bahan tersebut dikemas menjadi hal menarik untuk diketahui masyarakat.

Menentukan Influencer

Seorang konsultan tidak hanya bekerja sendiri. Biasanya mereka menunjuk beberapa orang yang dinilai memiliki pengaruh besar untuk parpol dan kandidat. Dari tangan merekalah argumen dan produk politik lainnya bisa tersampaikan pada masyarakat. Tidak hanya itu, media massa menjadi salah satu alternatif jitu yang sering menjadi sasaran para elit untuk menyebar luaskan kebijakan.

Menjamurnya jasa konsultan dinilai menjadi salah satu media yang mampu berperan sebagai alat untuk mengetahui secara mendalam apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Harapan para profesional yakni mampu berkontribusi dalam menciptakan negara yang sesuai dengan keinginan rakyat.

Brankas Bro Live Chat
Send via WhatsApp