Memiliki sebuah website tidaklah semudah yang dibayangkan. Karena, membuat situs hampir mirip dengan membangun rumah. DImana, Anda harus membuat blueprint terlebih dahulu. Hal yang sama juga berlaku pada website dimana Anda harus mengatur wireframe serta mockup websitenya. Karenanya, Anda harus baca selengkapnya tentang mockup website tersebut.

Pengertian Wireframe Serta Mockup Website

Secara singkat dapat dipahami bahwa wireframe merupakan cetak biru dari sebuah website. Blueprint sangat penting karena berfungsi sebagai media dasar dalam pembuatan situs dan biasanya tidak berwarna. Nah, tahapan lanjutannya adalah mockup dimana Anda bisa mempercantik blueprint tersebut sehingga terlihat lebih bagus, berwarna dan memiliki desain yang sesungguhnya.

Bagi website developer dan desainer, mockup website merupakan hal yang umum dan penting. Karena, ketika mendesain sebuah situs maka designer ataupun developernya akan menunjukkan mockup tersebut. Nantinya, Anda bisa melihat apa saja yang bisa diperbaiki ataupun ditambahkan melalui mockup tersebut.

Melalui mockup tersebut, Anda juga bisa membuat pilihan apakah harus melanjutkan project website, memperbaikinya, mengembangkannya lebih lanjut atau bahkan meninggalkannya. Tentunya keputusan ini harus diambil dengan pemikiran yang matang. Karena, mengerjakan mockup situs itu tidaklah mudah.

Beberapa Pilihan Mockup Website yang Dapat Anda Pilih

mockup website

Setelah Anda mengetahui perbedaan wireframe serta mockup tersebut beserta kepentingannya. Maka sekarang Anda perlu tahu apa aplikasi mockup yang biasa dipakai oleh para website desainer. Aplikasi ini sebenarnya sangat banyak, namun terdapat 11 aplikasi mockup website yang mungkin bisa Anda pilih.

Anda juga bisa memilih salah satu dari 7 pilihan aplikasi mockup yang ada di bawah ini. Setiap pilihan yang ada dilengkapi dengan fitur ringan serta kelebihannya masing-masing. Adapun aplikasi mockup tersebut antara lain:

1. Balsamiq

Mockup website pertama adalah Balsamiq. Aplikasi ini biasa dipakai para web desainer karena mudah digunakan serta memiliki fitur yang lengkap. Salah satu kemudahan dari Balsamiq adalah fiturnya yang dibuat dalam kategori yang mudah dipahami dan digunakan. Jadi, Anda bisa memanfaatkan setiap fitur yang ada dengan mudah.

Kelebihan utama aplikasi ini adalah memakai basis cloud sehingga penyimpanan data sangat mudah dan pastinya aman. Terlebih dengan fitur tersebut Anda bisa fokus pada hal penting seperti menyelesaikan problem UI yang ada, daripada fokus pada perincian situs. Karena jika masalah UI ini dapat diselesaikan dengan baik maka Anda memiliki banyak waktu untuk memikirkan hal spesifik lainnya.

Aplikasi satu ini kompatibel pada beberapa OS seperti Linux, Windows dan Mac. Jadi, Anda tinggal download dan install saja. Pihak developer Balsamiq memberikan free trial selama 30 hari dan bisa diperpanjang dengan membayar $9 untuk setiap bulannya.

2. Fluid UI

Pilihan mockup website lainnya adalah Fluid UI. Aplikasi ini juga termasuk yang populer digunakan para desainer website. Fluid UI bisa digunakan secara online, terlebih terdapat fitur drag and drop sehingga pembuatan website menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Keunggulan aplikasi ini terdapat pada koleksi widgetnya yang sangat banyak. Bahkan menurut developernya, terdapat 2000 lebih item di directory-nya yang dapat Anda gunakan dengan mudah. Jadi, dengan memakai Fluid UI maka Anda bisa berkreasi sebebas mungkin sehingga website yang dibuat akan terlihat menarik dan lain daripada situs-situs lainnya.

Layaknya pada Balsamiq, Fluid UI ini menyediakan versi gratis maupun berbayar. Versi free hanya memperbolehkan Anda untuk membuat 10 halaman saja. Namun, hal ini tidak berlaku jika Anda membayar biaya langganan sebesar $13 setiap bulannya.

3. Invision

Aplikasi ini juga bisa digunakan secara online sehingga sangat membantu dalam membuat rancangan wireframe. Selain itu, Anda bisa membagikan dan mengujinya secara langsung. Invision memiliki fitur yang banyak dan cukup interaktif. Terlebih dengan jaringan berupa anggota dengan jumlah lebih dari 30.000 desainer sehingga Anda bisa bekerjasama ataupun belajar dari desainer lain yang berpengalaman.

Oleh karena itu, Invision banyak digunakan oleh desainer website terutama para pemula yang ingin belajar langsung kepada para ahlinya yang tentunya sangat berpengalaman.

4. Flinto

Mockup website lainnya adalah Flinto yang umum dipakai oleh pengguna OS Mac. Bisa dikatakan aplikasi ini khusus karena tidak bisa dipakai pada OS lainnya. Selain terkesan eksklusif, Flinto juga memiliki fitur yang baik seperti menambahkan animasi, gesture, 3D rotation, customized scrolling dan lainnya.

5. MarvelApp

Pilihan terakhir adalah MarvelApp yang penggunaanya bisa dilakukan melalui browser masing-masing. Jadi, dengan memakai tools ini Anda bisa menghasilkan desain website yang baik tanpa harus memakan memory internal pc atau laptop masing-masing.

Fitur utama MarvelApp adalah download aset yang menghasilkan kode CSS untuk desain yang pernah dibuat. Fitur ini sangat membantu karena dapat dipakai untuk coding lebih lanjut sehingga proses pengerjaan menjadi lebih ringan.

Nah, itulah beberapa pilihan aplikasi mockup website yang perlu untuk diketahui. Tentunya masih banyak lagi aplikasi serupa yang bisa digunakan. Namun, pilihan di atas merupakan yang paling awam digunakan para desainer website sehingga Anda bisa mempelajarinya dalam waktu yang relatif singkat.

 

Brankas Bro Live Chat
Send via WhatsApp